Safe and SecureUpdate News

Hasil Operasi Zebra 2025: Pelanggaran Turun, Kecelakaan Menyusut, ETLE Jadi Andalan Polri

Operasi Zebra 2025 yang digelar sepanjang November mencatat penurunan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dengan sistem tilang elektronik ETLE menjadi tulang punggung penegakan hukum Polri.

Operasi Zebra 2025 yang digelar serentak di seluruh Indonesia sejak 17 hingga 30 November 2025 menunjukkan sejumlah hasil positif dalam upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Berdasarkan data resmi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Operasi Zebra 2025 mencatat 220.427 pelanggaran lalu lintas di berbagai wilayah yang ditindak selama dua pekan pelaksanaan. Jumlah ini menurun sekitar 16 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2024, yang mencapai 262.664 pelanggaran. Turunnya angka ini menunjukkan efektivitas pendekatan yang tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Salah satu faktor utama dalam penindakan adalah pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Dari total pelanggaran, sebanyak 41.051 kasus terekam melalui ETLE, yang mencerminkan peningkatan pemanfaatan sistem digital dalam penegakan hukum lalu lintas, sementara tilang manual justru turun drastis dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, sebanyak 150.939 teguran simpatik diberikan kepada pengguna jalan, naik signifikan dari angka tahun lalu, menunjukkan penekanan pada pendekatan edukatif dan humanis dalam operasi ini.

Di tingkat daerah, sejumlah Polda juga melaporkan hasil positif secara spesifik. Misalnya, Polda Kepri mencatat penurunan drastis jumlah kecelakaan lalu lintas, di mana selama Operasi Zebra Seligi 2025 hanya terjadi 10 kecelakaan dengan korban luka ringan, luka berat, dan satu korban meninggal dunia. Angka ini turun jauh dibanding 38 kejadian pada 2024, sekaligus menandai keberhasilan operasi dalam menciptakan kondisi jalan yang lebih aman.

Read More  Jantung, Kanker, Stroke: Penyakit Penyerap Dana Terbesar BPJS Kesehatan

Di daerah lain, seperti Polres Pekalongan Kota, Operasi Zebra berjalan kondusif dengan lebih dari 100 sepeda motor yang diamankan karena balap liar, dan fatalitas kecelakaan di wilayah hukum tersebut tercatat turun sekitar 22 persen.

Sementara itu, di wilayah Polda Jambi, Ditlantas mencatat ada 15.867 pelanggaran selama operasi berlangsung. Mayoritas penindakan berupa teguran, mencerminkan pendekatan persuasi dan edukatif di lapangan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan disiplin berlalu lintas.

Di beberapa wilayah seperti Lamongan, Operasi Zebra 2025 juga mencatat ribuan pelanggaran ETLE dan puluhan ribu teguran kepada pengendara yang tidak mematuhi aturan, termasuk pelanggaran lampu merah yang mendominasi kasus pelanggaran kendaraan bermotor.

Secara keseluruhan, hasil Operasi Zebra 2025 menunjukkan bahwa integrasi teknologi penegakan hukum, pendekatan humanis, serta kegiatan edukatif mampu menciptakan penurunan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di sejumlah daerah. Ke depan, Polri tetap mengedepankan kombinasi strategi preventif dan penegakan hukum agar budaya tertib berlalu lintas terus membaik di Indonesia.

Back to top button